Search for:
TRAINING INCIDENT AND ACCIDENT INVESTIGATION

TRAINING INVESTIGASI INSIDEN DAN KECELAKAAN

training

TRAINING DEFINE TRENDS OF THE ACCIDENTS

 

 

DESCRIPTION

The  impacts of accidents are harm to people, damage to property, loss
to  process,  loss  to  profit and damage to environment. To prevent a
recurrence   of   the   accident,   the   professional  and  effective
investigation  should  be  conducted. To benefit from a loss producing
event,  a thorough and timely investigation of the accident is needed.
The investigation will provide knowledge of what is really going on in
the work place.

Some  types of accident investigation is a part of almost every safety
program.  Even  when  the  purpose of the program is properly defined,
investigation is often poorly done.

OBJECTIVES

This  course aims to give participants valuable tools such as accident
causes,  analysis techniques, time proven accident investigation, etc.
The  real  reasons  for  what  have happened are seldom determined and
solutions   are   ineffective.   After   attending  this  course,  the
participants will be able to :
* Conduct proper evaluation of the accident risks.
* Perform     professional     and    effective    accident/incident
investigations
* Develop  adequate  controls  to minimize or eliminate the problems
which will appear repeatedly with different symptoms.
* Define trends of the accidents.

MATERI Training Incident and Accident InvestigationÂ
1. Government   Safety   Regulations   of   Accident   Reporting  and
Investigation.
2. Investigation   Pre-Planning,  Team  Selection  and  Investigation
Tools.
3. Supporting  data  collections  (  i.e.  photography, sketching and
mapping).
4. Interview Techniques.
5. Analysis of damaged parts and accident reconstruction.
6. Using of SCAT Chart.
7. Human Factors in Accident Investigation.
8. Performing Root Cause Failure Analysis
9. Individual and Group Exercises / Discussions / Presentations.
10. Safety Films / VCD Shows
11. Pre-Course Assessment, Post-Course Assessment, Course Evaluation.

PARTICIPANTS

The  course is designed  for anyone who has assignment to investigate
accidents  /  incidents.  Such  as  Safety  Professionals, prospective
members   of   investigation   Team   or  Managers   responsible  for
investigations.

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING KNOWLEDGE MANAGEMENT

TRAINING MANAJEMEN PENGETAHUAN

training

TRAINING ANALISA KM DALAM ORGANISASI

 

 

PENDAHULUAN

Knowledge  Management seperti sebuah darah segar bagi organisasi untuk
membuat  sistem  yang  ada  di  dalam organisasi berjalan dengan lebih
lancar dan lebih efektif. Seberapapun hebatnya sistem yang dibangun di
dalam   organisasi,  jika  tidak  dibarengi  dengan  adanya  Knowledge
Management  dimana melibatkan 3 faktor utama yaitu people, process dan
technology  maka  sistem  yang  dibangun  akan  sulit untuk menghadapi
kompetitor. Pengenalan Knowledge Management ini diberikan dalam 3 hari
training   untuk  memberikan  wawasan  kepada  peserta  sehingga  bisa
mengambil   tindakan   ataupun   rencana  yang  akan  dilakukan  untuk
mengimplementasikan Knowledge Management di dalam organisasi.

Â

TUJUAN

Training  atau  Diklat  ini  bertujuan  untuk  memberikan pengetahuan,
ketrampilan,dan  sikap  dalam  pemanfaatan  Knowledge  Management (KM)
dalam   mendukung   tugas   dan   fungsi  pada  organisasi  atau  unit
masing-masing    peserta.    Setelah    mengikuti   kelas   Pengenalan
(Introduction) secara umum, peserta dapat melanjutkan dengan mengikuti
training/  workshop  lanjutan  dimana  peserta  akan  melakukan proses
Implementasi KM secara lebih rinci dan mendalam.

MATERI Training Knowledge Management

1. Pengantar Knowledge Management (KM)
* Latar belakang dan sejarah KM
* Definisi-definisi dalam KM
* Era  Knowledge  Economy.  Mengapa  organisasi perlu menerapkan KM?
Manfaat KM bagi organisasi.
* Konsep KM, Prinsip-prinsip KM

2. Analisa KM dalam Organisasi
* Konsep Organisasi Pembelajar
* Memahami   tujuan  Organisasi,  serta  strategi  Organisasi  dalam
mencapai tujuan tersebut
* Definisi KM dalam lingkup Organisasi
* Peran KM bagi Organisasi dalam menjalankan Strategi
* Tantangan dalam penerapan KM dalam organisasi

3. Pengembangan KM bagi Organisasi
* Knowledge Assets pada Organisasi
* Pembahasan KM Framework
* Pembahasan Model KM bagi Organisasi
* Melakukan KM Assessment pada Organisasi
* Implementasi KM dalam Organisasi
* Langkah-langkah implementasi KM
* Strategi penerapan KM

4. KM Roadmap
* Perencanaan proyek KM
* Pembuatan KM Implementation Roadmap
* Pengukuran implementasi KM

Â

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING INVENTORY MANAGEMENT

TRAINING MANAJEMEN PERSEDIAAN

training

TRAINING SISTEM PERENCANAAN KEBUTUHAN MATERIAL (MRP)

 

 

DESCRIPTION

Untuk  menunjang  kelancaran  proses  produksi/operasi dan juga proses
pemasaran  yang  efektif  dan  efisien,  suatu  perusahaan membutuhkan
manajemen  persediaan  yang  baik. Pelatihan ini membahas mengenai dua
macam     manajemen     persediaan,     yaitu     Dependent     Demand
Inventory dan Independent Demand Inventory. Dalam pelatihan ini juga
akan  dibahas  mengenai  manajemen persediaan  barang pada perusahaan
manufaktur  yang  dapat  dibedakan  menjadi  : persedian bahan mentah,
persediaan barang setengah jadi dan persediaan barang jadi.

Inventory  adalah salah satu aset termahal dalam perusahaan, khususnya
perusahaan  manufaktur,  dimana  biasanya merepresentasikan sedikitnya
40%   dari  total  modal  yang  diinvestasikan.  Sehingga  pengelolaan
inventory  adalah  hal  yang  krusial  bagi pihak manajemen. Dari sisi
perusahaan,  mereka  menginginkan  agar  inventory  sesedikit  mungkin
sehingga  dapat menekan biaya. Sementara itu di pihak customer, mereka
sering mengeluh karena seringnya kasus stockout terjadi. Kesetimbangan
antara  demand  and  supply  adalah  salah  satu  sasaran  dari setiap
pengelolaan inventory.

Dalam  pelatihan  ini,  selain  teori  tentang  bagaimana merencanakan
inventory dan mengontrol jumlah stock barang di warehouse-nya, peserta
juga  diajak  mengerjakan beberapa latihan dan praktek dalam melakukan
pengendalian inventory.

OBJECTIVE
* Memahami manajemen persedian untuk Dependent Demand Inventory
* Memahami manajemen persediaan untuk Independent Demand Inventory
* Memahami  manajemen  persediaan  pada  perusahaan  manufaktur yang
terdiri  persediaan bahan mentah, barang setengah jadi, dan barang
jadi
* Memahami konsep-konsep Economic Order Quantity (EOQ)
* Memahami  perencanaan dan pengontrolan stock barang sehingga biaya
inventory bisa ditekan secara efektif
* Memahami Forecast Demand dan pengendalian Lead Time
* Cara mengklasifikasikan, menghitung dan menekan inventory
* Menerapkan  KPI (Key Performance Indicator) inventory secara tepat
untuk mengevaluasi dan mengukur kinerja departemen inventory

OUTLINE

1. Manajemen Persediaan untuk Dependent Demand Inventory
* Mengapa dependent demand inventory itu penting?
* Sistem perencanaan kebutuhan material (MRP)
* Sistem perencanaan sumber daya manufaktur (MRP II)
* Sistem manajemen persediaan just in time (JIT)

2. Pemonitoran Kinerja dengan Sistem Dependend Demand Inventory
* Mengapa permintaan independent itu penting?
* Mekanisme sistem pemesanan persediaan
* Sistem kuantitas pemesanan tetap
* Sistem order point
* Fixed order period system

3. Sasaran dan Peran Inventory Management

4. Layanan Customer dalam Inventory Management

5. Beberapa Tipe/Jenis Inventory

6. Teori ABC dalam Pengklasifikasian Inventory

7. Spesifikasi Material

8. Teknik Forecasting Demand

9. Seasonal Demand

10. Moving Average

11. Exponential Smooth

12. Pengontrolan Lead Time

13. Biaya-biaya Inventory

14. Pengendalian Safety Stocks

15. Identification & Disposal of Surplus

16. Konsep Just-In-Time (JIT)

17. Metoda Penghitungan dan Keakuratan Inventory

16. Pengukuran Kinerja Inventory Management

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING INCOTERM 2010 DAN LC DALAM TRANSAKSI EKSPOR-IMPOR

TRAINING PERBANDINGAN INCOTERMS 2010 DGN SEBELUMNYA ( INCOTERMS 2000 )

training

TRAINING PROSEDUR EKSPOR DGN MENGGUNAKAN LC

 

 

DESCRIPTION

Dalam era perdagangan global sekarang ini arus barang masuk dan keluar
sangatlah  cepat.  Untuk  memperlancar urusan bisnisnya para pengusaha
dituntut  untuk  memiliki  pengetahuan  yang  cukup mengenai tata cara
ekspor  dan impor yang berbasis aturan internasional seperti Incoterms
2010  yang  baru  berlaku  Januari  2011, UCP 600 yang dijadikan dasar
dalam  transaksi  ekspor-impor  yang  menggunakan  L/C  dll. Incoterms
merupakan  kumpulan  dari International Commercial Terms (istilah baku
yg  digunakan  dalam  perdagangan internasional ) dan menjadi acuan di
semua  Negara  di  dunia. Incoterms 2010 menjelaskan hak dan kewajiban
pembeli dan penjual yang berhubungan dengan penyerahan barang meliputi
proses   pengiriman  barang,  penanggung  jawab  proses  ekspor-impor,
penanggung  jawab  biaya yg timbul serta resiko bila terjadi perubahan
kondisi  barang  dalam  proses  pengiriman.  Pemahaman yang benar atas
Incoterms  2010  akan  mengurangi  resiko  dan  biaya tak terduga bagi
pengusaha  yang  melakukan  perdagangan  internasional  serta  potensi
terjadinya  masalah  dalam  perdagangan  internasional  di  Indonesia.
Pelatihan  ini  akan  membahas  Incoterms 2010 & L/C secara detail dan
jelas,  sehingga  memudahkan  para peserta untuk memahaminya. Di akhir
pelatihan,  peserta  akan  semakin  merasakan  manfaat  pelatihan  dgn
diberikan latihan / case yang terjadi di lapangan.

Â

BENEFITS
* Meningkatkan  kemampuan staff dalam memilih dan menentukan kondisi
dan  persyaratan  yang  tepat  guna  dalam  kontrak atau transaksi
internasional,   untuk  menghindari  biaya  tambahan  dan  potensi
kerugian.
* Membantu  perusahaan  meminimalkan resiko kerugian dan menghindari
fraud dalam transaksi internasioal.

Â

OUTLINE

1. Incoterms 2010 ( Syarat Penyerahan Barang )
* Pengertian – Fungsi / Manfaat Incoterms
* Cara penggunaan Incoterms 2010 yang tepat
* Mengetahui   critical   point  Seller  &  Buyer  dalam  menetapkan
Incoterms
* Jenis-Jenis Incoterms 2010 :

. EX Works

. FCA, FAS, FOB

. CFR, CIP, CPT, CIP

. DAT, DAP, DDP.

2. Perbandingan Incoterms 2010 dgn sebelumnya ( Incoterms 2000 )
* Alasan adanya revisi Incoterms
* Dampak positip dari New Incoterms 2010
* Terminal Handling Charges
* Security
* Insurance
* Lokal & Internasional.

3. Pengertian L/C
* Manfaat serta Fungsi L/C
* Media atau Sarana yang dipakai dalam penerbitan L/C
* Dasar Hukumnya L/C
* Prinsip-prinsip Dasar L/C
* Pihak-pihak yang terkait

4. Jenis – Jenis L/C
* Â Revocable >< Irrevocable
* Sight >< Usance
* Confirm >< Unconfirm
* Restricted >< Unrestricted
* Transferable >< Back to Back
* Revolving >< Standby
* Red Clause

5. Mekanisme Impor atau Pembelian dgn menggunakan L/C
* Sales Contract
* Permohonan Pembukaan L/C
* Permohonan Perubahan L/C
* Latihan pengisian pembukaan & perubahan L/C.
* Penerimaan dan Penanganan Dokumen
* Penyelesaian Dokumen ( Akseptasi & Pembayaran ).

6. Implementasi Incoterms 2010 terhadap:
* Dokumen Finansial ( Financial Documents )
* Dokumen Komersial ( Commercial Documents )
* Dokumen Transportasi ( Transport Documents )
* Official Documents

7. Prosedur Ekspor dgn menggunakan L/C
* Memahami syarat & kondisi L/C
* Tata cara memeriksa Dokumen
* Discrepancy & Penangananya
* Negosiasi Dokumen Ekspor
* Collection Basis

* Diskonto

8. Latihan & Case Study Ekspor-Impor & Incoterms 2010.

Â

TRAINING METHOD

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING KOMPENSASI DANA PENSIUN MELALUI DPLK

TRAINING MENYESUAIKAN DENGAN KONDISI DAN KEBUTUHAN PERUSAHAAN

training

TRAINING MEMILIKI DANA YANG SUDAH PASTI DARI PERUSAHAAN

 

 

DESCRIPTION

Program  DPLK  PPUKP  merupakan  program yang dirancang untuk memenuhi
kebutuhan  perusahaan  akan  program  pensiun  yang  dikhususkan untuk
pembayaran   kompensasi   pesangon.   Program  DPLK  PPUKP  ini  dapat
dimanfaatkan  perusahaan  dalam  pembayaran  pesangon  sebagai manfaat
pensiun  sesuai  dengan  UU  No.13/2003, khusus nya pasal 167. Melalui
program  ini,  karyawan akan mendapatkan kepastian dalam jaminan hidup
yang  layak  disaat  tidak  lagi bekerja. Bagi perusahaan, program ini
juga   dapat  memicu  motivasi,  loyalitas,  dan  produktivitas  dalam
bekerja.

MATERI Training Kompensasi Dana Pensiun Melalui DPLK

1. Keuntungan DPLK PPUKP

Perusahaan :
* Mengurangi  masalah  arus  kas  (cash flow) perusahaan di kemudian
hari
* Mengurangi pajak penghasilan badan (PPh 25)
* Mempertahankan karyawan berkualitas
* Memberi  nilai tambah perusahaan karena di investasikan dan sesuai
regulasi
* Menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan

Karyawan :
* Memiliki jaminan kesinambungan penghasilan di hari tua
* Memiliki dana yang sudah pasti dari perusahaan
* Manfaat  pajak  hasil  investasi  sampai  dengan  manfaat  program
dibayarkan
* Terpisah dari kekayaan perusahaan

2. Penyelenggaraan dan Pengelolaan DPLK PPUKP
* Penyelenggaraan   dan   pengelolaan  PPUKP  dilakukan  berdasarkan
prinsip  pooled fund melalui perjanjian bersama antara DPLK dengan
perusahaan
* Perusahaan  wajib  menyampaikan  kepada  DPLK daftar karyawan yang
diikut  sertakan dalam PPUKP beserta dengan perubahan-perubahannya
dan  DPLK  wajib  memelihara  dan  menata usahakan daftar karyawan
tersebut dalam system administrasi DPLK
* Setiap kaaryawan yang diikutsertakan dalam PPUKP wajib didaftarkan
oleh   perusahaan   kedalam   formuilir   pendaftaran  PPUKP  yang
disediakan oleh DPLK
* DPLK  wajib  memberikan  tanda  bukti  kepesertaan karyawan kepada
perusahaan  untuk  dipelihara  sampai  bukti  kepesertaan karyawan
diperlukan untuk pembayaran manfaat oleh DPLK
* Pada  saat  terjadi  pembayaran  manfaat,  identitas diri dan/atau
tanda bukti kepesertaan akan menjadi alat verifikasi bagi DPLK
* Pembayaran  manfaat  dilakukan berdasarkan perintah perusahaan dan
hanya  dapat dibayarkan kepada peserta yang namanya tercatat dalam
administrasi DPLK dengan terlebih dahulu mencatatkan sejumlah dana
atas nama peserta yang bersangkutan pada saat perusahaan melakukan
PHK  sebesar  manfaat  yang  diperjanjikan  dan  dicantumkan dalam
kontrak
* DPLK  wajib  memberikan  kepada  peserta rincian perhitungan besar
manfaat  yang  dicatatkan  dan  dibayarkan  pada  saat  pembayaran
dilakukan dengan menggunakan Formulir Pembayaran Manfaat PPUKP dan
memberikan salinannya kepada perusahaan
* DPLK dilarang untuk melakukan pembayaran manfaat yang tidak sesuai
dengan yang diperjanjikan dalam Kontrak
* DPLK hanya dapat menyelenggarakan dan mengelola manfaat yang rumus
dan  skalanya  sama  dengan atau lebih besar dari ketentuan UUK-13
yang berlaku
* Dana  PPUKP  dapat  digunakan  untuk membayar kewajiban perusahaan
atas  semua  kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menjadi hak
peserta  berdasarkan ketentuan UUK-13, tidak hanya di usia pensiun
saja  (full offset), sepanjang ketentuan full offset diatur secara
jelas   dalam   perjanjian  kerja  bersama  (PKB)  atau  peraturan
perusahaan
* Tata  cara pembayaran manfaat PPUKP dilakukan sesuai ketentuan UUK
13 dan perubahannya, bila ada
* Perusahaan dapat mengalihkan penyelenggaraan dan pengelolaan PPUKP
dari satu DPLK ke DPLK lain

3. Pengembalian Saldo Dana DPLK PPUKP kepada Perusahaan
* Dalam  hal  perusahaan bubar atau dalam hal perusahaan tidak bubar
tetapi  karena  alasan  tertentu  perusahaan  menyatakan  berhenti
meneruskan  pembayaran  iuran  ke  DPLK yang diperuntukkan sebagai
PPUKP,  maka  pengembalian  saldo  dana  PPUKP  kepada  perusahaan
dilarang
* Dalam  hal perusahaan bubar, maka saldo dana PPUKP harus dibukukan
ke  dalam  rekening  setiap  peserta  secara berimbang berdasarkan
perhitungan  aktuaria  yang  dihitung oleh aktuaris independen dan
apabila  telah memenuhi persyaratan dapat segera dibayarkan kepada
peserta yang namanya tercatat dalam administrasi DPLK
* Dalam  hal  perusahaan  tidak  bubar tetapi karena alasan tertentu
perusahaan menyatakan berhenti meneruskan pembayaran iuran ke DPLK
yang  diperuntukkan  sebagai  PPUKP,  maka  saldo dana PPUKP dapat
tetap  berada  pada  DPLK yang bersangkutan atau dialihkan se DPLK
lain,  yang penyelenggaraan dan pengelolaannya tetap diperuntukkan
sebagai PPUKP.

4. Dasar Perhitungan Kewajiban dan Iuran DPLK PPUKP
* Perhitungan  kewajiban  dan iuran PPUKP dapat menggunakan aktuaris
independen
* Dalam  hal  perhitungan  kewajiban dan iuran PPUKP dilakukan tanpa
menggunakan  jasa  aktuaris  independen, maka pengelola DPLK dapat
membantu  perusahaan melakukan perhitungan dengan menggunakan Tata
Cara Perhitungan Kewajiban dan Iuran PPUKP
* Hasil  perhitungan  dimaksud harus dituangkan dalam bentuk laporan
yang sekurang-kurangnya berisi informasi sebagai berikut :
+ Pendahuluan
+ Informasi Perusahaan
+ Ikhtisar data karyawan
+ Ikhtisar manfaat
+ Asumsi dan metodologi perhitungan
+ Hasil perhitungan kewajiban dan iuran
+ Biaya-biaya yang dikenakan
+ Rekomendasi
+ Penutup

5. Pencatatan dan Pelaporan
* DPLK wajib memelihara, menatausahakan dan mencatat secara terpisah
penyelenggaraan  dan  pengelolaan  dana yang diperuntukkan sebagai
PPUKP dan yang bukan diperuntukkan sebagai PPUJKP
* Unutk  memastikan  penyelenggaraan dan pengelolaan PPUKP uang baik
dan  transparan,  DPLK  wajib  memberikan  laporan  berkala sesuai
ketentuan   dalam   peraturan   dana  pensiun  yang  berlaku  pada
masing-masing    DPLK    kepada   perusahaan   mengenai   kegiatan
pemeliharaan, pencatatan dana kelolaan PPUKP

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING INVENTORY MANAGEMENT PLANNING ACTIVITY AND CONTROL

TRAINING KEGIATAN PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN MANAJEMEN PERSEDIAAN

training

TRAINING MEMAHAMI FORECAST DEMAND DAN PENGENDALIAN LEAD TIME

 

 

DESKRIPSI

Dalam  pelatihan  ini,  selain  teory  tentang  bagaimana merencanakan
inventory  dan mengontrol jumlah stock barang di warehousenya, peserta
juga  diajak  mengerjakan beberapa latihan dan praktek dalam melakukan
pengendalian inventory

OBJECTIVES
1. Belajar   memahami   perencanaan  dan  pengontrolan  stock  barang
sehingga biaya inventory bisa ditekan secara efektif
2. Belajar memahami Forecast Demand dan pengendalian Lead Time
3. Belajar cara mengklasifikasikan, menghitung dan menekan inventory
4. Menerapkan  KPI (Key Performance Indicator) inventory secara tepat
untuk mengevaluasi dan mengukur kinerja departemen inventory

COURSE OUTLINE
1. Sasaran dan Peran Inventory Management
2. Layanan Customer dalam inventory Management
3. Beberapa tipe/jenis inventory
4. Teori ABC dalam pengklasifikasian inventory
5. Spesifikasi Material
6. Teknik Forecasting Demand

* Seasonal Demand
* Moving Average
* Exponential Smooth
* Pengontrolan Lead Time

7. Biaya-biaya inventory
8. Konsep/sistem Min-Max
9. Pengendalian Safety Stocks
10. Identification & Disposal of Surplus
11. Konsep Just-In-Time (JIT)
12. Metoda penghitungan dan keakuratan inventory
13. Periodic  Counting
14. Cycle Counting
15. Pengukuran kinerja Inventory Management

WHO SHOULD ATTEND

Workshop  ini  bisa  sangat  tepat  untuk  diikuti  oleh para manager,
supervisor  departement:  Manufaktur,  produksi,  Warehouse,  Material
Logistik,    Material    Controller,    Master    Scheduler    ataupun
accounting/finance.

TRAINING METHODÂ

Presentasi

Diskusi

Praktek

Evaluasi

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING INDUSTRIAL DATA COMMUNICATION

TRAINING KOMUNIKASI DATA INDUSTRI

training

TRAINING KNOWLEDGE OF INDUSTRIAL DATA COMMUNICATIONS

 

 

DESCRIPTION

Why  do  we urge to connect and communicate our control and automation
systems  and  to integrate with administrative and management systems?
Better  control  of  the process, competitiveness, economic necessity,
proper management resources, all of these reasons and more. Production
does  not  stand  by  itself.  Orders  must be taken, the resources to
fabricate  or  produce the order must be procured, the correct process
must  be  in  place,  the  products  must  be shipped and the customer
billed.  It  is  extremely  important  that no time in the schedule is
wasted in waiting for this resources or that. Small lot size and short
cycle  are  an  important performance of the world class industries of
manufacturer.  To  meet  these  conflicting  requirements  and  to  be
competitive  and  profitable,  industrial  data  communication  is the
solution.    Open    systems,   non-proprietary   network   standards,
interconnection  between  disparate  devices  and the inclusion of all
control in a master integrated network are just around the corner. The
emerging  product  such  as  ModBus,  Data  Highway,  HART, Foundation
Fieldbus,  Profibus and Industrial Ethernet has created the connection
and  communication  in  DCS,  PLC and SCADA systems with field devices
more  complex  but manageable. Industrial digital communication offers
communication   beyond  measurement  of  process  variables,  such  as
information management systems, maintenance and safety purposes.

OBJECTIVES
1. Better understanding of basic digital communication
2. Knowledge of industrial data communications
3. Description of architecture and structure of data communication
4. Application of several industrial data communication
5. Current issues on digital communication and systems integration

COURSE OUTLINE

1. Overview
* Computer and Network based Control and Automation
* PLC, DCS and SCADA
* Current Status

2. Communication Foundations
* Data Representation
* Digital Communication
* Architecture and Structure
* RS 232, RS 485, Ethernet, USB

3. ISO/OSI Model
* Model
* Physical Layer
* Data Link Standards

4. Industrial Communication Protocols (DCS)
* HART
* Foundation Fieldbus
* Profibus

5. Industrial Communication Protocols (PLC)
* Remote Link
* ASCII
* ModBus

6. Ethernet Technology
* TCP/IP
* ModBus TCP
* System Integration

7. Demos/Exercises
* ModBus
* ModBus TCP
* Ethernet based Monitoring

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING INDUSTRIAL HYGIENE

TRAINING KEBERSIHAN INDUSTRI

training

TRAINING HIGIENE INDUSTRI I (FAKTOR KIMIA)

 

 

MATERI Training Industrial Hygiene

1. Pengantar Higiene Industri

Topik  yang  akan  dibahas  meliputi  prinsip  umum  higiene industri,
termasuk  latar  belakang  dan  sejarah  perkembangan higiene industri
sebagai  profesi  lintas  disiplin  ilmu. Dibahas juga bagaimana ruang
lingkup  higiene  industri,  tantangan  dan  kendala  penerapannya  di
industri.
* Sejarah dan Perkembangan Higiene Industri
* Ruang Lingkup Higiene Industri

2. Higiene Industri I (Faktor Kimia)

Topik yang dibahas meliputi bagaimana cara mengidentifikasi, melakukan
evaluasi  dan  mengendalikan  paparan bahan bahan kimia, biologi dalam
bentuk   aerosol,   gas,  uap,  cairan,  padatan  dan  juga  dilakukan
pemeriksaan  dampak  penyebaran  risiko  kesehatan  bahan beracun dari
tempat kerja ke lingkungan.
* Identifikasi, Evaluasi dan Pengendalian Faktor Bahaya kimia
* Identifikasi, Evaluasi dan Pengendalian Faktor Bahaya Biologi

3. Higiene Industri II (Faktor Fisika)

Topik yang dibahas meliputi bagaimana cara mengidentifikasi, melakukan
evaluasi  dan  mengendalikan  paparan  factor  bahaya fisika, termasuk
bising,  iklim  kerja, getaran, dan radiasi. Termasuk dibahas di aspek
ini  adalah  hubungan  antara  faktor  lingkungan  kerja lain terhadap
kesehatan dan keselamatan kerja dan penyakit akibat kerja.
* Identifikasi, Penilaian, Evaluasi dan Pengendalian Bahaya Bising
* Identifikasi,  Penilaian,  Evaluasi  dan Pengendalian Bahaya Iklim
Kerja
* Identifikasi, Penilaian, Evaluasi dan Pengendalian Bahaya Getaran
* Identifikasi, Penilaian, Evaluasi dan Pengendalian Bahaya Radiasi

4. Dasar Toksikologi I

Topik  yang  akan  dijelaskan  dalam  Dasar Toksikologi I ini meliputi
fisiologi  manusia  secara  umum, dampak akut dan kronis bahan beracun
dalam  mekanisme  fisiologi.  Prinsip  dasar hubungan antara dosis dan
respon,  toksisitas  pada  organ yang menjadi target bahan beracun dan
karakterisasi paparan terhadap tenaga kerja.
* Prinsip Dasar Dosis dan Respon

5. Dasar Toksikologi II

Topik   yang  dibahas  merupakan  kelanjutan  dari  topik  yang  telah
diberikan   pada   Dasar  Toksikologi  I  dimana  bahasan  akan  lebih
dipusatkan  studi  kasus  yang  berkaitan  dengan toksikologi misalnya
debu, pelarut organik dan debu logam.
* Studi Kasus Toksikologi Debu dan Debu Logam
* Studi Kasus Pelarut dan Toksikologi

6. Nilai Ambang Batas dan Interpretasinya

Dalam   topik   ini   akan   dibahas   bagaimana   konsep  dasar  NAB,
pembentukannya,  interpretasinya,  juga  dibahas studi kasus penerapan
Nilai Ambang Batas di tempat kerja
* Nilai Ambang Batas, Intepretasi dan penerapannya

7. Teknik Sampling dan Pengujian Higiene Industri

Pembahasan  dalam  topik  ini meliputi pembahasan bagaimana menentukan
titik pengambilan sampel, teknik dan strategi sampling serta pengujian
higiene industri
* Penentuan Titik Sampling dan Strategi Sampling
* Praktek Pengambilan Sampel dan Pengujian Debu
* Praktek Pengambilan Sampel dan Pengujian Gas/Uap
* Praktek Pengambilan Sampel dan Pengujian Faktor Fisik

8. Kunjungan Industri

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING INFORMATION TECHNOLOGY STRATEGIC PLANNING

TRAINING PERENCANAAN STRATEGIS TEKNOLOGI INFORMASI

training

TRAINING BUSINESS ANALYSIS

 

 

DESCRIPTION

Penggunaan  efektif  dari  Teknologi  Informasi (TI) sangatlah penting
untuk  keberhasilan  organisasi  komersial  maupun  publik. Organisasi
perlu  berinvestasi  secara  bijaksana  dalam  informasi, aplikasi dan
teknologi   agar   bisa   mendukung   strategi  bisnis  mereka  secara
keseluruhan.  Hal  ini  dapat  dicapai  melalui  pengembangan  Rencana
Strategis   Penggunaan  dan  Pengelolaan  TI,  yang  berdasarkan  pada
strategi bisnis organisasi.

Selain  itu  Rencana  Strategik TI akan membantu organisasi memaksimal
efektifitas  TI, meminimalkan risiko yang terkait dengan inisiatif TI,
meningkatkan integrasi sistem dan fleksibilitas, memperoleh keunggulan
kompetitif  melalui penggunaan TI, dan menetapkan arah yang jelas bagi
pelaksanaan dan manajemen TI berkelanjutan.

Pelatihan ini secara to the point akan membahas bagaimana cara efektif
menyusun  dokumen  penting  “IT Strategic Plan”, dan para peserta akan
diberikan  contoh beserta IT Strategic Planning Toolkit sehingga mampu
dan  memahami dengan komprehensif bagaimana penyusunan dokumen Rencana
Strategik TI (IT Strategic Plan) dalam sesi studi kasus per group.

OBJECTIVES

Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta akan mampu:
* Memahami   best-practices/framework   yang   sudah  diakui  secara
internasional yang terkait dengan aspek IT Strategic Plan
* Menyusun   IT  Strategic  Plan  dengan  menggunakan  IT  Strategic
Planning Toolkit
* Melakukan  atau  sekurang-kurangnya  ikut serta secara aktif dalam
kegiatan  Perencanaan  Strategis  TI  (IT  Strategic  Planning) di
organisasi mereka

MATERI Training Information Technology Strategic PlanningÂ

1. IT Planning Introduction
* Technology and Business
* Definition of Strategic Planning
* Principles of IT Strategic Planning

2. Project Planning
* Definition of objectives/scope
* Data gathering techniques

3. Business Analysis
* The Business Environment
* Business Process Models
* Review of Business Goals & Strategies
* Analysis Models (5 Forces Model, SWOT analysis, etc.)
* Review of Industry & Technology Trends

4. Analyze Current IT Strategy
* Applications/Data/Technology/Organization

5. Definition of Requirements
* Ideas Generation
* Action Statements

6. Enterprise Architecture
* Architectural Approach
* Enterprise Architecture Methodology

7. Data/Infrastructure Architecture Definitions
* Data as a Corporate Asset
* Business Area Models
* Current Data Models
* Data Trends

8. Application Architecture Definition
* Applications that support the Business
* Integration Considerations
* Application Trends

9. Technology/Infrastructure Architecture Definition
* Technology Trends & Considerations
* Technology Standards and Policy
* Technology Trends

10. Organization/Governance Architecture Definition
* Define Development, Procurement, Operation, Support
* Management Approaches
* Organization Trends

11. Strategy Construction
* IT Vision
* Applications/Data/Technology/Organization Strategies
* Develop Tactical IT Plans
* Interim Improvement Projects
* Project Specification
* Migration planning

12. Business Case
* Obtaining Value from IT
* Costs and Benefits
* Risk Analysis
* Portfolio Management
* Executive Presentation

13. Implementation
* Implementation Issues
* Strategy Update

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING KOMPRESOR SENTRIFUGAL OPERASI, PEMELIHARAAN, DAN TROUBLESHOOTING

TRAINING KOMBINASI ANTARA INSTALASI DAN KOMPRESOR

training

TRAINING GEJALA GEJALA KRITIS BERBAHAYA PADA OPERASI

 

 

Instructor by : I Nengah Diasta

Â

TUJUAN
1. Memberikan  pengertian  dasar  tentang  teori (mekanika fluida dan
termodinamika)  yang  berkaitan  dengan  kompresor sentrifugal dan
instalasinya,yang  akan  menjadi  dasar pemahaman terhadap prinsip
teori , cara kerja dan karakteristik kompresor sentrifugal beserta
instalasinya  (sistem)  dan pengertian tentang gejala gejala fisik
yang terjadi pada operasi.
2. Memberikan  pengertian tentang karakteristik kompresor sentrifugal
dan  instalasinya  (sistem) yang menjadi dasar pengenalan terhadap
sifat sifat kompresor sentrifugal dan instalasinya serta pemahaman
tentang    dasar   perancangan   sistem,pemilihan   kompresor,cara
pengoperasian dan perlakuan terhadap kompresor sentrifugal beserta
instalasinya.
3. Memberikan  pengenalan  tentang jenis jenis kompresor dan komponen
komponen utama serta karakteristiknya yang menjadi dasar pemahaman
tentang konstruksi dan daerah kerja (kondisi operasi) kompresor.
4. Memberikan  dasar  cara  cara perawatan dan mengatasi masalah pada
kompresor sentrifugal dan instalasinya
5. Dengan  semua  hal  di  atas dan pengalaman peserta ,pada akhirnya
para   peserta   pelatihan   akan/diharapkan  mempunyai  kemampuan
mengoperasikan  sistem  dengan  baik,mengenali  gejala gejala yang
terjadi  selama  operasi,merawat dan mengatasi masalah yang timbul
pada   operasi   sistem  kompresor  sentrifugal;dengan  dilengkapi
pengertian dasar perancangan sistem.

MATERI  Training  Kompresor  Sentrifugal  : Operasi, Pemeliharaan, dan
Troubleshooting

1. Dasar Teori Mekanika Fluida dan Termodinamika
* Sifat  sifat  fisik  dan  termodinamik  fluida  (kompresibel) yang
relevan
* Dasar aliran fluida (kompresibel)
* Dasar dinamika fluida
* Dasar proses energi pada fluida
* Kehilangan (losses) energi pada instalasi

2. Dasar Teori Kompresor Sentrifugal dan Instalasinya
* Kebutuhan energi (head) dan tekanan pada instalasi
* Prinsip pemindahan energi pada kompresor sentrifugal
* Karakteristik      instalasi     dan     kompresor     (kapasitas,
tekanan,efisiensi)
* Kombinasi antara instalasi dan kompresor
* Spesifikasi kompresor
* Pemilihan  kompresor (dengan dasar kapasitas,tekanan dan efisiensi
kompresor)
* Perubahan sifat fisik gas pada proses didalam instalasi

3. Gejala Gejala Kritis/Berbahaya pada Operasi
* Tekanan berlebih
* Tekanan negative
* Temperatur berlebih (overheat)
* Fuktuasi tekanan
* Kondisi off design

4. Operasi
* Prosedur menjalankan dan menghentikan kompresor
* Pengaturan kapasitas
* Pencegahan bahaya
* Operasi otomatik

5. Perawatan/Pemeliharaan
* Pemeriksaan pendahuluan
* Pemeriksaan kondisi operasi
* Mengatasi gangguan

Â

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call