TRAINING KOMUNIKASI EFEKTIF RUMAH SAKIT
TRAINING ASPEK YANG HARUS DIBANGUN DALAM KOMUNIKASI EFEKTIF
TRAINING APLIKASI DAN TEKNIK KOMUNIKASI YANG BAIK
DESCRIPTION
Dalam setiap perusahaan baik bidang kesehatan, jasa, keuangan, dagang
atau perusahaan di bidang lainnya, ada salah satu hal yang sangat
penting yang akan menjadi pondasi kekuatan perusahaan tersebut untuk
terus tetap tegak berjaya bahkan semakin besar. Hal yang sangat
penting itu bernama komunikasi efektif. Banyak sekali yang
menyepelekan betapa pentingnya kemampuan komunikasi untuk sebaiknya
dimiliki oleh setiap karyawan dalam bidang kerja apapun.
Dalam proses berkomunikasi tentunya melibatkan lebih dari satu orang,
jadi ada pemberi pesan (sender) dan ada penerima pesan (receiver).
Dalam pelatihan ini kita akan membahas secara lebih detail
masing-masing pihak tersebut ketika memberikan dan menerima informasi.
Contoh: Perintah dari seorang General Manager yang diberikan kepada
Kepala Divisi diteruskan kepada Supervisor hingga kepada seorang Staff
bisa diterima atau diartikan berbeda.
Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan tanggal 01 Maret 2012 dimana
terjadi perubahan paradigma standar Akreditasi baru yang diaplikasikan
pada pelayanan kesehatan yaitu berfokus kepada pasien. Keselamatan
Pasien (Patient Safety) menjadi stanadar utama, mengingat keselamatan
pasien merupakan masalah yang perlu ditangani segera di Rumah Sakit,
dan penilaian hal ini harus sesuai dengan standar Keselamatan Pasien
yang wajib diterapkan di Rumah Sakit dan penilaiannya dilakukan dengan
menggunakan instrumen Akreditasi Rumah Sakit.
Berdasarkan standar Keselamatan Pasien (Patient Safety) tersebut
diatas ada 7 standar keselamatan pasien yang harus diterapkan Rumah
Sakit, salah satunya yang berbunyi yaitu � Komunikasi merupakan
kunci bagi staff untuk mencapai Keselamatan Pasien “. Dengan dasar
tersebut cara berkomunikasi yang baik bagi para staff dan SDM di Rumah
Sakit merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai petugas
Rumah Sakit di setiap departement. Untuk mengantisipasi tuntutan
tersebut agar bisa memparaktikan komunikasi yang efektif dengan
pasien, perlu dilakukan peningkatan kualitas SDM di Rumah Sakit supaya
lebih berkualitas dalam berkualitas. Program Training Komunikasi
Efektif Bagi Staff Rumah Sakit yang selenggarakan oleh DISI Training
Center diharapkan mampu memberikan arahan dan perbaikkan yang secara
signifikan kepada seluruh staff dan SDM yang ada di Rumah Sakit.
OUTPUT
Setelah mengikuti program Training Komunikasi Efektif Bagi Staff Rumah
Sakit ini diharapkan peserta mampu:
* Memahami kebijakan dan pedoman pemberian edukasi
* Memberikan edukasi kesehatan pada pasien dan keluarga pasien
secara efektif
* Menghasilkan petugas Rumah Sakit yang mampu menjadi Health
Educator di Rumah Sakit dan bisa lebih memahami bagaimana cara dan
proses melakukan edukasi kesehatan di Rumah Sakit
* Setelah dilakukan edukasi kepada pasien yang dibangun dengan cara
berkomunikasi yang baik diharapkan bisa memberikan arahan kepada
pasien dan keluarga pasien agar mampu berpartisipasi dalam
memberikan keputusan perawatan dan proses perawatan kepada pasien,
sehingga dapat membantu proses penyembuhan lebih cepat dan
efektif.
OUTLINE COURSE
1. Pengantar standar Akreditasi Rumah Sakit tahun 2012 SKP.2/JCI
IPSG.2 terkait dengan syarat agar Rumah Sakit menyusun cara
komunikasi yang efektif, tepat waktu, akurat, lengkap, jelas, dan
dapat dipahami pasien.
2. Berbagai kesalahan yang sering kali muncul karena kurangnya
penerapan komunikasi yang efektif di Rumah Sakit
3. Aspek-aspek penting yang perlu dibangun dalam membangun komunikasi
efektif di Rumah Sakit
4. Komunikasi efektif berdasarkan kerangkan SBAR (Situation,
Background, Assessment, and Recommendation)
5. Aplikasi dan teknik komunikasi yang baik
6. Tips dan trik sukses menjadi Health Educator yang baik di Rumah
Sakit
7. Aspek yang harus dibangun dalam komunikasi efektif
8. Teknik berkomunikasi yang baik dengan menggunakan metode REACH
(Respect, Emphaty, Audible, Clarity and Humble)
9. Kerangka komunikasi efektif SBAR (Situation, Background,
Assessment, and Recommendation)
PARTICIPANT
Pelatihan ini sangatlah direkomendasikan untuk Kepala Ruangan, Kepala
Instalasi, Perawat, Staff Lab, Tenaga Fungsional Kesehatan, Terapist,
Ahlis Gizi, Psikolog, Staff Apoteker dan Staff Radiologi serta
seluaruh Staff dan SDM yang terlibat langsung dengan pasien di Rumah
Sakit
TRAINING METHOD
Presentation
Discussion
Case Study
Evaluation
JADWAL TRAINING TAHUN 2026
03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026
06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026
05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026
03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026
07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026
05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026
09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026
06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026
04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026
08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026
06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026
04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026
Metode Training
- Tatap Muka/offline
- Online via zoom
Kota Penyelenggaraan jika offline :
- Bandung
- Jogjakarta
- Surabaya
- Jakarta
fasilitas yang didapatkan
- Training Kit Eksklusif
- Tas
- Name Tag
- Modul
- Flash disk
- Ballpoint
- Block Note
- Souvenir
- Harga yang Reliable
- Trainer Kompeten di bidangnya
- Pelayanan Maksimal untuk peserta
- Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :
Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)
In House Training : on Call