Search for:
TRAINING KOROSI

TRAINING JENIS-JENIS INSPEKSI

training

TRAINING MEMAHAMI DAN MENJELASKAN LAJU DAN BENTUK KOROSI

 

 

DESCRIPTION

Korosi  adalah  kerusakan  atau  degradasi  logam akibat reaksi dengan
lingkungan  yang korosif. Korosi dapat juga diartikan sebagai serangan
yang   merusak   logam   karena   logam  bereaksi  secara  kimia  atau
elektrokimia  dengan  lingkungan.  Korosi  dapat  juga  kebalikan dari
proses  ekstraksi  logam  dari material. Contohnya, logam besi di alam
bebas  dalam  bentuk  senyawa  besi  oksida atau besi sulfida, setelah
diekstraksi  dan  diolah,  akan  dihasilkan  besi yang digunakan untuk
pembuatan  baja atau baja paduan. Selama pemakaian, baja tersebut akan
bereaksi  dengan  lingkungan  yang menyebabkan korosi (kembali menjadi
senyawa  besi  oksida).  Oleh  karena perlu dilakukan pengurangan yang
bersifat pencegahan terhadap timbulnya korosi.

Korosi  tidak hanya terjadi pada logam tapi juga terjadi pada material
yang  bukan  logam  dengan  sangat  cepat  atau  lambat. Dalam kondisi
demikian  hal  yang  penting  adalah  bagaimana  menghambat,  mencegah
terjadinya  korosi  tersebut.  Korosi  secara ekonomi sangat merugikan
sehingga  korosi dipandang menjadi masalah serius pada kontruksi mesin
dan   peralatan.  Dibidang  korosi  permasalahan  yang  muncul  adalah
bagaimana  menganalisis,  mencegah  dan  mengontrol serta menginspeksi
korosi  agar  secara  ekonomi  tidak merugikan. Untuk mendukung sistem
produksi  yang  memadai  diperlukan  tenaga  kerja  yang  handal  atau
peningkatan keahlian tenaga kerja profesi Inspeksi dan Korosi.

OBJECTIVES

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu :
* Memahami dan menjelaskan konsep dasar inspeksi
* Memahami dan menjelaskan jenis-jenis inspeksi
* Memahami dan menjelaskan konsep dasar korosi
* Memahami dan menjelaskan laju dan bentuk korosi
* Menjelaskan pemeriksaan dan pengendalian korosi

MATERI Training KorosiÂ

1. Konsep Dasar Inspeksi
* Pengertian
* Tujuan
* Filosofi Inspeksi

2. Jenis-Jenis Inspeksi
* Berdasarkan Waktu Pelaksanaan
* Berdasarkan Jenis Pekerjaan
* Berdasarkan status benda yang diperiksa

3. Konsep Dasar Korosi
* Pengertian Korosi
* Klasifikasi Korosi
* Lingkungan
* Kerusakan Akibat Korosi

4. Prinsip Dasar Korosi
* Aspek Elektokimia
* Pengaruh Lingkungan
* Aspek Metalurgi dan lainnya

5. Laju dan Bentuk Korosi
* Uniform Corrosion atau General Corrosion
* Galvanic atau Two-Metal Corrsion
* Crevice Corrosion
* Pitting Corrosion
* Intergranular Corrosion
* Selective Leaching atau Parting
* Erosion
* Stress Corrosion

6. Pemeriksaan (Pengujian) Korosi
* Pemilihan Material
+ Logam dan paduannya,
+ Non Logam
* Pengubahan Lingkungan
+ Modifikasi Elektrolit
+ Inhibitor Tanah sebagai lingkungan

7. Pengendalian (Pencegahan) Korosi
* Pemberian Lapisan
* Lapisan Cat
+ Lapisan Plastik
+ Lapisan Beton
+ Lapisan Logam
* Proteksi Anodik
* Proteksi Katodik
+ Metoda Anoda Tumbal
+ Metoda Arus Terpasang

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING INSTALL AND SETTING REPEATER RADIO (VHF)

TRAINING INSTAL DAN PENGATURAN RADIO REPEATER

training

TRAINING FREQUENCY FOR RADIO TELECOMMUNICATION

 

 

DESKRIPSI

Sistem   komunikasi   pertambangan   sedikit   berbeda  dengan  sistem
komunikasi  radio  biasa,  karena topografi area tambang yang biasanya
terdiri  dari  bukit-bukit  dan lembah sehingga mempersulit komunikasi
antara HT dan Radio Komunikasi Rig. Repeater merupakan salah satu cara
mempermudah  orang  berkomunikasi  dengan menggunakan alat bantu Radio
Pancar  Ulang  (Repeater)  sehingga  komunikasi  dari  dua  arah  akan
terjalin tanpa menggunakan perangkat tambahan pada HT (Handy Talky).

Repeater  Radio  atau  lebih  dikenal  dengan Radio Pancar Ulang (RPU)
adalah  perangkat  radio  yang  berfungsi  untuk  memperluas jangkauan
komunikasi antar perangkat mobile (radio HT atau mobile rig). Repeater
dapat meningkatkan jangkauan komunikasi antar radio HT hingga mencapai
radius   40-120km,   tergantung   konfigurasi  perangkat,  antena  dan
pemilihan  ketinggian  lokasi  radio repeater anda. Pada pelatihan ini
akan  membahas  mengenai  bagaimana  cara  instalasi dan setting untuk
repeater radio komunikasi (VHF).

MATERI Training Install and Setting Repeater Radio (VHF)

1. Overview Radio System Telecommunication
* Basic Principles Of Radio: Why, What, When, How
* Block Diagram Sistem Telekomunikasi Radio
* Frequency For Radio Telecommunication
* Duplexing Transmitter & Receiver: FDD & TDD
* Feeder-Connector Coaxial Transmission Line
* Antenna System
* Propagasi Gelombang Radio & Model Propagasi
* Parameter Sistem Telekomunikasi Radio
* UNIT’S: dB, dBm, Watts, Electric Field Strength
* EIRP, Sensitivity, Noise & Link Budget
* Measurement of Radio RF Parameter

2. Coaxial Transmission Line Analysis and Measurements
* Transmission Line For Radio Telecommunication: What, How, When
* Coaxial Transmission Line: Type, Model, Size, Brands
* Electrical Properties-Parameters of Coaxial Transmission Line
* Understanding Electrical Specification of Coaxial Line
* Transmission Line Analysis: Zin Zo ZL , A and The Length of Cable
* Interconnection Among: Jumpers, Feeder, Connectors and Antenna
* Interconnection Among: Transmitter-Feeder-Antenna
* Interconnection Among: Receiver-Feeder-Antenna
* VSWR or Return Loss Analysis
* Measuring VSWR or Return Loss
* Installation Feeder & Connectors: Do and Don’t
* Troubleshooting The Transmission Line-Antenna System
* Installation of Transmission Line in The Radio Base Station
* Installation of Transmission Line in The Radio Mobile Station
* Installation of Transmission Line in The Repeater Station

Â

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING ISO 26000 UNDERSTANDING AND IMPLEMENTING CSR

TRAINING ISO 26000 MEMAHAMI DAN MENERAPKAN CSR

training

TRAINING OVERVIEW AND SCOPE ISO 26000 CONTENT OF ISO 26000

 

 

DESCRIPTION

Training  CSR  berdasarkan ISO 26000 ini adalah program pelatihan yang
dirancang   untuk   memenuhi   kebutuhan  perusahaan/organisasi  dalam
memahami,   merencanakan  program  dan  mengimplementasikan  Corporate
Social Responsibility (CSR) berdasarkan ISO 26000. Program yang telah
memikat  banyak  organisasi  untuk  mengikutinya  ini sangat mendukung
jenis  organisasi  baik  sektor  swasta, pemerintahan, lembaga swadaya
masyarakat   dan   lembaga  pelayanan  masyarakat  lainnya  agar  bisa
membangun  CSR  di  organisasinya  yang  tepat  guna dan sesuai dengan
harapan  yang  diinginkan.  Hal  ini  penting  dilakukan,  dikarenakan
penerapan  CSR  saat ini di dunia internasional dipandang sebagai satu
langkah maju dalam peningkatan sistem manajemen mutu di perusahaan dan
juga  dalam  rangka meningkatkan image dan produktivitas perusahaan di
mata masyarakat sosial serta stakeholder.

Di  Indonesia sendiri, Corporate Social Responsibility merupakan salah
satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh perusahaan. Hal ini sesuai
dengan  peraturan  pemerintah yang termasuk pada pasal 74 UU Perseroan
Terbatas   (UUPT).  Hal  ini  menuntut  wajib  bagi  para  perusahaan,
kelembagaan  maupun  institusi  untuk  melaksanakan  CSR  dimana semua
organisasi  tersebut  juga  dituntut untuk memperhatikan aspek sosial,
dan lingkungan selain daripada aspek keuangannya. Meskipun program ini
belum   seluruhnya   diterapkan   oleh   organisasi-organisasi  karena
CSRÂ dianggap  tidak mampu memberikan dampak keuntungan keuangan dalam
jangka  pendek  dan  karena  ketidaktahuan  dalam mengelola CSR dengan
baik.

Untuk   memaksimalkan   manfaat  yang  diperoleh  dari  penerapan  CSR
berdasarkan  ISO  26000 bagi organisasi, maka diperlukan adanya proses
pembelajaran  yang  optimal  dan  komprehensif  bagi  semua pihak yang
terlibat dalam penanganan program CSR di perusahaan.

BENEFIT
* Memberikan pemahaman dan motivasi kepada para pejabat/eksekutif di
organisasi perusahaan, terkait dengan pentingnya membangun program
CSR di perusahaan untuk keberlangsungan hidup perusahaan.
* Memberikan  pemahaman  dan  pengetahuan  terhadap konsep dasar ISO
26000   sebagai   panduan   pasal   74   UU   Perseroan   Terbatas
Responsibility (CSR) Dunia Internasional.
* Memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada peserta pelatihan agar
mampu  melihat  manfaat yang banyak dalam menerapkan CSR baik dari
sisi pekerja dan perusahaan.
* Memberikan  arahan dan petunjuk kepada peserta yang terlibat dalam
pelatihan  agar  mampu  merencanakan program, mengimplementasikan,
melaporkan   program   CSR  kepada  seluruh  pemangku  kepentingan
(stakeholder)  dan juga mengevaluasi setiap program CSR yang telah
dijalankan.
* Memberikan  tips dan trik yang efektif dalam membangun program CSR
yang sukses.

OUTLINE  MATERI  Training  ISO  26000:  Understanding and Implementing
CSRÂ
1. Mengapa  organisasi  harus  membangun  program CSR dan apa manfaat
yang akan di peroleh
2. Pemahaman  dan  persyaratan  CSR berdasarkan standar internasional
ISO 26000
3. Prinsip  dan  konsep  dasar  dalam membangun program CSR ISO 26000
terintegrasi dengan PP 74 UU Perseroan Terbatas
4. Overview and Scope ISO 26000 Content of ISO 26000
5. CSR  Knowledge;  Definisi  CSR,  Regulasi  CSR,  Implementasi CSR,
Pelaporan CSR
6. Proses   perencanaan,   membangun   program,  mengimplementasikan,
membuat  laporan  dan  mengevaluasi  kesuksesan  serta keefektifan
program CSR
7. Isu-isu    CSR    di    Asia    (perubahan   iklim, tata   kelola
perusahaan, pekerja     dan     sumber     daya     manusia, isu
lingkungan, kemitraan dengan pemangku
kepentingan, akuntabilitas,               transparansi, perilaku
etis, penghormatan   pada   kepentingan   stakeholder, kepatuhan
terhadap     hukum, penghormatan    terhadap    norma    perilaku
internasional, penghormatan terhadap HAM)
8. Pelaporan  kinerja Progam Corporate Social Responsibility (CSR) ke
seluruh pemangku kepentingan (stakeholder)
9. Kiat  sukses  membangun,  mempromosikan dan mendorong implementasi
CSR berdasarkan ISO 26000

TARGET

Para  eksekutif  perusahaan  Direktur,  Komisaris  dan para perwakilan
manajemen yang menjabat sebagai : CSR Manager, Community and Corporate
Manager,  GA  Manager,  Production  Manager  dan  seluruh  pihak  yang
bertanggung   jawab  terhadap  hubungan  eksternal  organisasi  kepada
seluruh pemangku kepentingan (stakeholder).

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING KPI FOR EMPLOYEE PERFORMANCE MANAGEMENT

TRAINING KPI UNTUK MANAJEMEN KINERJA KARYAWAN

training

TRAINING MENENTUKAN KPI MASING-MASING PESERTA

 

 

DESCRIPTION

KPI  for  Employee Performance Management berdasarkan studi kasus yang
diperoleh dari beberapa peserta workshop, banyak perusahaan yang sudah
menerapkan  KPI,  namun  dalam  eksekusinya  menilai  kinerja  seluruh
karyawan  akan  didapatkan  hasil  yang  jauh  dari obyektif. Akhirnya
performance  appraisal  hanya menjadi bahan olok-olokan sebagian besar
karyawan,  karena  dinilai  sangat  subyektif dan sangat kental dengan
faktor   like  &  dislike.   Tujuan  dari  workshop  tersebut  adalah
mengidentifikasi,   mengembangkan   dan   memelihara,  mengukur  serta
meng-improve performance individu dalam melaksanakan tugas berdasarkan
KPI perusahaan.

Pada umumnya perusahaan yang tidak mengetahui bahwa KPI bisa dikatakan
sebagai  jembatan  antara  Job Description atau Objective dari jabatan
dengan  target kinerja. Karenanya KPI merupakan urat nadi dalam siklus
rutin  pembuatan performance management terutama performance planning,
performance appraisal and feedback. Selain itu, KPI juga dapat menjadi
faktor  penting  dalam memotivasi karyawan, seseorang akan fokus dalam
bekerja  bila  telah  mengetahui  dengan jelas KPI-nya. Seseorang akan
mengetahui  dimana  wilayah  dia harus bekerja dan menghasilkan output
sesuai dengan targetnya. Melalui KPI, target dapat dibuat dan disusun,
melalui  KPI  karyawan  akan  fokus  pada  kinerja,  Melalui  KPI juga
komunikasi  atasan dengan bawahan berlangsung. Bila KPI dilihat secara
makro,  maka  KPI  merupakan  alat  managemen  yang sangat ampuh dalam
mengkomunikasikan  visi,  misi  dan  tujuan  organisasi  ke semua lini
perusahaan.

OUTLINE MATERI Training KPI For Employee Performance Management
1. Framework PMS (Performance Management System)
2. Studi Kasus Penerapan Kesalahan Penentuan KPI
3. Key Result Area Based Analisa Strategi
4. Analisa Strategi Perusahaan
5. Leading Indicator
6. Lagging Indicator
7. KPI Berbasis Job Desc
8. Process Based KPI dan Result Based KPI
9. Karakter KPI
10. Penentuan KPI Masing-masing Bidang
11. Menentukan KPI Masing-masing Peserta
12. Scorecard Kinerja Individu
13. Target dan Realisasi
14. KPI for Performance Appraisal

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING INSTRUMEN PERDAGANGAN EKSPORT IMPORT

TRAINING METODE PEMBAYARAN INTERNATIONAL

training

TRAINING METODE PEMBAYARAN INTERNATIONAL

 

 

DESCRIPTION

Pembiayaan  transaksi  ekspor  impor  sangat  penting peranannya dalam
pelaksanaan  perdagangan  internasional,  Transaksi perdagangan ekspor
impor  dimulai  dengan  adanya  sales  kontrak,  negoisasi dokumen dan
akhirnya  dilakukannya penagihan pembayaran. Untuk menunjang kemudahan
khususnya  transaksi  ekspor  impor  diperlukan metode pembayaran yang
sesuai   dengan   kesepakatan   antara  eksportir  dan  importir.  Ada
bermacam-macam  pembiayaan  dalam  transaksi  eksport  impor  dan yang
paling  utama  adalah  Letter  of  Credit.  Untuk  memperlancar urusan
tersebut  para  pengusaha  dituntut  untuk  memiliki  pengetahuan yang
memadai  mengenai  tata  cara  ekspor  dan  impor yang menggunakan L/C
maupun  Non L/C sebagai basis aturan internasional seperti UCP 600 dan
ISBP.

Kemampuan  dan  pengetahuan  tentang  pembiayaan ekspor impor terutama
Letter   of   Credit  mutlak  harus  dikuasai  bagi  pihak-pihak  yang
berkecimpung  dalam  perdagangan  international seperti personel bank,
perusahaan  ekspor  impor,  perusahaan pelayaran, perusahaan asuransi,
instansi   pemerintah   yang   berwenang   dalam   bidang  perdagangan
international dan lain-lain.

Dengan  demikian,  pihak-pihak  yang  terlibat  dalam transaksi ekspor
impor sangat perlu mendapatkan pelatihan ini, dalam rangka mendapatkan
pemahaman  yang  mendalam  dalam hal pembiayaan transaksi ekspor impor
terutama Letter of Credit.

Pelatihan  ini  akan  dibimbing oleh praktisi yang sudah berpengalaman
lebih  dari 17 tahun di bidang perdagangan international ekspor impor,
yang  telah  sering  memberikan  pelatihan secara public dan in house,
secara  step by step agar bisa menggunakan proses pembiayaan Letter of
Credit dalam transaksi ekspor impor secara efektif dan efisien.

Di akhir sesi, peserta akan semakin merasakan manfaat pelatihan dengan
adanya  praktek  pengisian  dan  studi  kasus tentang Letter of Credit
serta  pembahasan  terhadap  masalah-masalah  yang  selama  ini sering
dialami di lapangan.

Â

COURSE OUTLINE

1. Perdagangan Internasional
* Manfaat dan hambatan dalam perdagangan internasional
* Syarat-syarat dasar menjadi eksportir dan importir

2. Incoterm 2010/Syarat Penyerahan Barang
* EX-Works, FCA, FAS, FOB
* CFR, CIP, CPT, CIP
* DAT, DAP, DDP

3. Metode Pembayaran International
* Advance Payment, Open Account, Consignment, Collection, dan L/C

4. Documentary Letter of Credit dalam Transaksi Ekspor Impor
* Prosedur penerbitan Letter of Credit
* Dasar hukum Letter of Credit
* Prinsip-prinsip dasar Letter of Credit
* Pihak-pihak yang terlibat dalam Letter of Credit
* Jenis-jenis  Letter  of  Credit,  Sight Credit, Usance (Acceptance
Credit),  Differed Payment Credit, Red Clause Credit, Transferable
Credit,  Back  to  Back  Credit  dan Revolving Credit, Manfaat dan
fungsi Letter of Credit

5. Uniform Custom and Practice (UCP 600) dan ISBP (Standar pemeriksaan
dokumen ekspor impor secara internasional)
* Pengertian
* Sejarah penerbitan UCP 600, Manfaat dan fungsi UCP 600
* Penerapan   UCP  600  terhadap:  Financial  documents,  Commercial
documents, Transportation documents, dan Official documents

6. Dokumen-dokumen Ekspor Impor berdasarkan Letter of Credit
* Bill   of   Exchange,   Commercial  Invoice,  Transport  Document,
Insurance  Document, Dokumen pendukung COO, Perijinan Lartas Expor
dan Impor

7.  Langkah-langka  Pembukaan  Letter of Credit untuk Transaksi Ekspor
Impor
* Langkah-langkah   Impor   Menggunakan   Letter  of  Credit  (L/C),
Syarat-syarat  pembukaan  L/C, Pembiayaan Bank Untuk Importir yang
menggunakan L/C
* Langkah-langkah   Ekspor   Menggunakan  Letter  of  Credit  (L/C),
Negoisasi wesel ekspor

8. Pembiayaan Transaksi Ekspor Impor

9.  Pinjaman  Trust  Receipt  (TR),  Shipping  Guaranty (SG), Offshore
Borrowing,  Diskonto  Wesel  Berjangka, Banker Acceptance, Forfaiting,
Factoring dan Standby Letter of Credit

10.  Discrepancies,  Perubahan,  Pembatalan dan Settlement Endorsement
dan Acceptansi dalam Letter of Credit

11. Checklist key Letter of Credit untuk Eksportir dan Importir

12. Studi Kasus di dalam Letter of Credit

PARTICIPANT

Eksekutif,  supervisor,  senior  staf  di  bidang  ekspor  impor  dari
perusahaan-perusahaan   yang   melakukan   ekspor  impor,  Perusahaaan
Niaga/Industri/Pertambangan/Otomotif,  BUMN  dan  Swasta,  Bank  BUMN,
Swasta  Nasional dan Asing, Perusahaan Asuransi, Perusahaan Pelayaran,
dll.

TRAINING METHOD

Pre test

Presentation

Discussion

Case Study

Post test

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING ISO 27001 (SISTEM MANAJEMEN PENGAMANAN)

TRAINING PERATURAN KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2007

training

TRAINING STANDAR SISTEM MANAJEMEN PENGAMANAN

 

 

DESKRIPSI

Sistem  Manajemen  Pengamanan  adalah  bagian  dari  manajemen  secara
keseluruhan  yang  meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung
jawab,  pelaksanaan,  prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan
bagi  pengembangan  penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan
kebijakan  pengamanan  dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan
dengan  kegiatan  usaha  guna mewujudkan lingkungan yang aman, efisien
dan produktif. Untuk memastikan bahwa sistem tersebut dapat diterapkan
dengan  konsisten  dan dilaksanakan sesuai dengan tujuannya diperlukan
suatu pengelolaan terhadap sistem tersebut.

TUJUAN

Pelatihan  ini  dimaksudkan  untuk  menciptakan  sistem  pengamanan di
tempat  kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi
dan  lingkungan  kerja  yang  secara  profesional  terintegrasi  untuk
mencegah  dan  mengurangi  kerugian  akibat ancaman, gangguan dan/atau
bencana   serta   mewujudkan  tempat  kerja  yang  aman,  efisien  dan
produktif.

OBJEKTIF

Diharapkan setelah mengikuti training, peserta :
* Mampu  memahami  prinsip-prinsip  dasar  Sistem Manajemen Keamanan
Informasi (SMKI)
* Mampu   memahami   kesamaan  persyaratan  yang  ada  dalam  Sistem
Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) ISO 27001:2005
* Mampu  memahami  langkah  perencanaan,  penyusunan  dan  penerapan
Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI)
* Mampu  mengidentifikasi  sumber daya dan kemampuan yang dibutuhkan
Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI)
* Mampu  memberi  saran/pilihan  sumber daya dalam menerapkan Sistem
Manajemen Keamanan Informasi (SMKI)
* Mampu bekerjasama dan mendukung Wakil Manajemen
* Mampu    memberi    saran/pilihan    Lembaga    Sertifikasi   bagi
perusahaan/organisasi

POKOK BAHASAN

1. Pendahuluan

2. Peraturan Kepolisian Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007

3. Standar Sistem Manajemen Pengamanan
* Keterkaitan Standar Sistem Manajemen
* Pengembangan Sistem Manajemen

4. Prinsip Dasar Keamanan Informasi
* Konsekuensi dari Pengamanan yang Lemah
* Jenis Umum dari Ancaman
* Tujuan Keamanan Informasi
* Definisi Berdasarkan ISO 27001:2005
* PDCA

5. Metodologi Penerapan Sistem Manajemen Keamanan
* Self-Assessment (Gap Analysis)
* Pelatihan Pemahaman Persyaratan C-TPAT atau ISO 28000
* Desain Sistem Manajemen Keamanan C-TPAT atau ISO 28000
* Pembuatan Prosedur dan Penerapan Sistem Manajemen Keamanan
* Audit (Assesment) Penerapan Sistem Manajemen Keamanan

6. Tugas dan Fungsi Pokok Satuan Pengamanan

7. Struktur Organisasi

8. Pembinaan Satuan Pengamanan

9. Hubungan dan Tata Cara Kerja

10. Pengawasan dan Pengendalian

11. Evaluasi dan Penilaian

12. Pemberlakuan Sanksi

PARTICIPANT

Pelatihan  ini ditujukan untuk karyawan pada departemen General Affair
(Pengelola  Fungsi  Pengamanan)  para  satuan  komandan  serta petugas
keamanan/security,  Kandidat  Wakil  Manajemen,  Tim Implementasi ISO,
Manager, Supervisor, Engineer.

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING KPI WITH BALANCE SCORECARD

TRAINING KPI DENGAN BALANCE SCORECARD

training

TRAINING MERANCANG STRATEGI MAPPING DAN SASARAN KINERJA PERUSAHAAN

 

 

PENDAHULUAN

Perubahan  lingkungan  bisnis  seringkali  sulit  untuk  diantisipasi,
karena  berjalan tidak linier. Sehingga ketidakpastias tersebut justru
menjadi   kepastian  yang  sering  terjadi.  Untuk  mengurangi  factor
turbulensi   perlu   ada  ukuran-ukuran  kunci  atau  Key  Performance
Indicator   (KPI)  yang  dapat  memberkan  panduan  bagi  kegiatan  di
perusahaan.  Key Performance Indicator (KPI) sebagai unsur yang sangat
terpenting  dalam  sistem  manajemen  kinerja  merupakan jantung dalam
siklus    performance   management,   berupa   Performance   Planning,
Performance  Coaching  &  Performance Appraisal. Seorang karyawan akan
konsentrasi dalam bekerja bila mengetahui dengan jelas KPI-nya. Dengan
KPI  pula seseorang dapat mengetahui area di mana ia harus bekerja dan
menghasilkan  output  sesuai  dengan target yang telah disepakati. KPI
juga merupakan alat komunikasi atasan dengan bawahan berlangsung serta
alat komunikasi keinginan perusahaan ke semua lini organisasi.

KPI seharusnya bukan hanya mencerminkan target yang harus dicapai. KPI
juga sebaiknya secara eksplisit menyatakan kemampuan proses yang harus
dicapai,  sehingga target perusahaan juga tercapai. Melalui pendekatan
proses  maka  keterkaitan  antar  divisi atau departemen menjadi suatu
jawaban  mutlak keberhasilan berbagai metode sistem manajemen kinerja.
Pelatihan ini juga dilakukan secara gamblang sehingga mudah dimengerti
karena  dikembangkan  berdasarkan  pengalaman  praktis  di perusahaan.
Model pembelajaran yang berhasil akan menjadi pola dalam pelatihan ini

TUJUAN

Pelatihan ini didesain untuk memandu para peserta mengidentifikasi key
performance indicators secara optimal, berdasar job des dan tugas yang
telah  menjadi  tanggung  jawabnya.  Didalamnya  juga  akan  diuraikan
mengenai  cara  mengukur  dan  memonitor  pencapaian  KPI serta target
kinerja yang telah ditetapkan.

MATERI Training KPI With Balance Scorecard
1. Analisis Lingkungan Bisnis
2. Analisis Portofolio Perusahaan
3. Menjembatani Target Organisasi Dengan Target Individu
4. Menuangkan Target Kinerja Perusahaan Ke Level Divisi/Departemen
5. Metode   Untuk  Mengidentifikasi  KPI  Dari  Beragam  Peran  Dalam
Organisasi
6. Merancang   dan   Menetapkan   Individual   Performance  Scorecard
Berlandaskan Pada Perusahaan dan Departemen Scorecard
7. Merancang  Strategi  Mapping dan Sasaran Kinerja Perusahaan Dengan
Pendekatan Balanced Scorecard
8. Menggunakan   Pendekatan   Integrasi  Untuk  Meningkatkan  Kinerja
Perusahaan: Corporate, Departemen And Individual Scorecard

PESERTA

Mereka   yang  memiliki  Peran,  Fungsi  serta  Tanggungjawab  sebagai
Pengambil  Keputusan  dalam  Unit  Bisnis dan Department menjadi Kunci
dalam  Pergerakan  Perusahaan. Seperti Para Manager SDM, Kepala Bagian
kepegawaian  (Kabag),  dan  Kepala  Sub Bagian (Kasubag) atau pemimpin
perusahaan sekalipun.

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING INTEGRASI GPS DALAM PERENCANAAN JARINGAN PERPIPAAN MENGGUNAKAN EPANET

TRAINING MERENCANAKAN DIMENSI PERPIPAAN

training

TRAINING ANALISA JARINGAN EXISTING DAN PENGEMBANGAN

 

 

DESKRIPSI

Terbatasnya  sumber  daya air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang
terus  bertambah,  menuntut  kita  semua  untuk  terus memperbaiki dan
meningkatkan  kemampuan  dalam  merencanakan  sebuah  system  jaringan
transmisi   dan  distribusi  yang  efektif  dan  efisien  serta  dapat
mengantisipasi kemungkinan pengembangan jaringan dan perencanaan dalam
jangka  panjang.  Dalam  merencanakan  suatu  jaringan  perpipaan  ada
beberapa   hal   yang  sangat  perlu  diperhatikan  seperti  perkiraan
kebutuhan   air   yang   dihubungkan   dengan   pertambahan  penduduk,
pemanfaatan  sumber-sumber air dan rencana pengembangan daerah di masa
yang akan datang.

GPS   (Global   Positioning  System)  adalah  sebuah  sistem  navigasi
berbasiskan   radio   yang  menyediakan  informasi  koordinat  posisi,
kecepatan,   dan   waktu  kepada  pengguna  di  seluruh  dunia.  Untuk
memudahkan  perhitungan, Program perhitungan jaringan perpipaan dengan
komputer  sudah  berkembang  dengan pesat dengan OS Windows yang salah
satunya adalah Program Epanet Ver 2.00.

TUJUAN
* Peserta Dapat Menghitung Proyeksi Penduduk
* Peserta Dapat Menghitung Kebutuhan Air
* Peserta Dapat Merencanakan Dimensi Perpipaan
* Peserta Dapat Mengoperasikan Program Epanet
* Peserta  Dapat  Mengintegrasikan dan Mengaplikasikan Alat GPS pada
Program Epanet

MATERI  Training  Integrasi  GPS  dalam Perencanaan Jaringan Perpipaan
Menggunakan Epanet
1. Dasar-dasar Hidrolika
2. Perencanaan Kebutuhan Air
3. Perencanaan Jaringan Perpipaan
4. Install Program Epanet
5. Desain Jaringan Perpipaan Sederhana dengan Program Epanet
6. Desain Jaringan Perpipaan Sistem Loop dengan Program Epanet
7. Analisa Jaringan Existing dan Pengembangan
8. Pengenalan Pemanfaatan GPS dengan Program Epanet

Â

PESERTAÂ
1. Staf Teknik PDAM
2. Staf Perencanaan dan Pengawas Dinas Terkait
3. Konsultan
4. Kontraktor

Â

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING ISO 28000 2007 SUPPLY CHAIN SECURITY MANAGEMENT SYSTEM

TRAINING ISO 28000 2007 SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN RANTAI PASOKAN

training

TRAINING MELAKSANAKAN TAHAPAN IMPLEMENTASI DENGAN METODOLOGI PDCA

 

 

DESKRIPSI

Supply  Chain  adalah  sebuah  sistem yang mencakup orang, proses, dan
teknologi  yang saling terlibat dalam memproses dan memindahkan sumber
daya  dari  bahan  baku  sampai  ke  pengguna akhir (end user). Di era
globalisasi  seperti  saat  ini  resiko  kerusakan dan ketidaksesuaian
produk bisa terjadi di setiap rantai pasokan ditambah insiden keamanan
yang   mungkin   terjadi  seperti  adanya  boikot,  penyelundupan  dan
terorisme,  sehingga  diperlukan  pengendalian  yang  dapat melindungi
produk tersebut agar tidak terjadi kerugian.

ISO       telah       menerbitkan       spesifikasi       ketersediaan
public/Public Available  Specification  (PAS), yaitu  ISO/PAS  28000
pada  Tahun  2005 lalu digantikan pada Tahun 2007, dimana standard ini
berisi  spesifikasi  sistem manajemen keamanan bagi rantai pasokan. Di
dalam  ISO 28000:2007 terdapat 4 persyaratan yaitu; konsistensi dengan
tujuan   dan  model  bisnis,  kepatuhan  pada  peraturan  perundangan,
identifikasi  dan  pemahaman  risiko keamanan serta pengelolaan risiko
keamanan.  ISO  28000:2001  memberikan kerangka untuk memenuhi keempat
persyaratan keamanan tersebut secara terstruktur dan sistematis dengan
mengadopsi  The PDCA untuk membawa unsur-unsur dari standard ini dalam
keselarasan  dengan  standar  terkait  seperti  ISO  9001:2015 dan ISO
14001:2015.  ISO  28000:2007  dikembangkan  sedemikian  rupa  sehingga
organisasi  dari  berbagai  skala  dapat  menerapkan standar ini untuk
memasok rantai pasokan dengan berbagai tingkat kompleksitas.

MANFAAT
* Memperkuat ketahanan supply chain secara terintegrasi
* Memperbaiki kinerja supply chain
* Meningkatkan kredibilitas dan branding
* Mendapatkan kepercayaan dari customer
* Perbaikan tingkat kepatuhan peraturan dan perundangan
* Pemenuhan kriteria yang diakui dunia internasional
* Meningkatkan jaminan keamanan di seluruh aliran supply chain
* Meningkatkan kerjasama antar organisasi dalam supply chain
* Mempercepat proses delivery produk/jasa kepada customer

OUTLINE   MATERI   Training   ISO  28000:2007  Supply  Chain  Security
Management SystemÂ
* Komitmen manajemen yang kuat
* Persiapan   sumber   daya   yang  diperlukan  untuk  implementasi,
dokumentasi,   menjaga   konsistensi   penerapan,   dan  melakukan
perbaikan berkesinambungan
* Menetapkan  kebijakan  keamanan  (security policy) yang menetapkan
cakupan  (scope) dan batasan (boundaries) dalam menerapkan program
keamanan, termasuk proses-proses yang di outsourcing
* Identifikasi persyaratan peraturan dan perundangan
* Identifikasi  ancaman  keamanan,  mengkaji  risiko, mengontrol dan
mitigasi konsekuensi risiko keamanan
* Melaksanakan   tahapan   implementasi   dengan   Metodologi   PDCA
(Plan-Do-Check-Act)

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call

TRAINING KREDIT BPR LINKAGE PROGRAM APEX

TRAINING SUKU BUNGA SESUAI DENGAN KETENTUAN YANG BERLAKU

training

TRAINING RASIO KECUKUPAN MODAL (CAR) MINIMAL 12%

 

 

DESCRIPTION

Linkage  program merupakan kerjasama yang saling menguntungkan antara
bank  umum dan BPR sehingga tercipta pasar yang harmonis antara bank
umum    dan BPR. Linkage   program   menjadi   jembatan   penghubung
keterbatasan dua belah pihak dalam menjangkau pasar UMKM.

COURSE OUTLINE

1.  Sasaran  Kredit – BPR anggota APEX (diutamakan pengusaha mikro dan
kecil)

2. Suku Bunga – Suku bunga sesuai dengan ketentuan yang berlaku

3. Jangka Waktu
* Maksimal 5 (lima) tahun (Pola Executing)
* Maksimal 3 (tiga) tahun (Pola Channeling)

4. Jaminan Kredit
* Pola Executing
Debitur  Bank  Mitra binaan BPR harus menyediakan jaminan tambahan
sesuai  dengan ketentuan SOP/BPP BPR minimal 100% dari plafond per
debitur yang dapat berupa :

* Barang tidak bergerak
* Barang bergerak
* Jaminan lain yang dapat diikat sesuai dengan ketentuan
* Apabila  terdapat  kekurangan  agunan,  debitur  wajib menyediakan
minimal   30%   dari   plafond   kredit  dan  kekurangannya  dapat
diasuransikan

* Syarat Pengajuan Kredit

* Pola Executing
+ BPR  harus  sudah  beroperasi  minimal 3  (tiga) tahun yang
dibuktian    dengan    izin   operasional   dari   Departemen
Keuangan/Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan
+ Tingkat     Kesehatan     BPR     tahun    terakhir    adalah
kategori “Sehatâ€? sesuai  dengan  yang dilaporkan kepada
Otoritas  Jasa Keuangan. Tingkat Kesehatan BPR tahun terakhir
minimal  adalah  kategori “Cukup  Sehatâ€? sesuai  dengan
yang dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan
+ Menyerahkan   laporan   bulanan  Bank  Indonesia  bulan  yang
terakhir
+ Menyerahkan business  plan atau  rencana  kerja  tahun yang
terakhir
+ Perubahan  terhadap business plan yang telah disetujui Bank
Indonesia harus diserahkan ke Bank
+ Rasio kecukupan modal (CAR) minimal 12%
+ Non Performing Loan (NPL) rasio tidak lebih dari 5%

Pola Channeling
* BPR  harus  sudah  beroperasional  minimal 1  (satu)  tahun yang
dibuktikan  dengan  Laporan Tahunan BPR dan Tingkat Kesehatan Bank
dari BPR.
* Hasil  pemeriksaan  Bank  terhadap  Tingkat  Kesehatan BPR minimal
adalah kategori “Cukup Sehat�

Pola Executing, Channeling
* Menyerahkan laporan bulanan Bank Indonesia bulan yang terakhir
* Menyerahkan Business Plan atau Rencana Kerja tahun yang terakhir
* Perubahan   terhadap  Business  Plan  yang  telah  disetujui  Bank
Indonesia harus diserahkan ke Bank
* Rasio Kecukupan Modal (CAR) minimal 8%
* Non Performing Loan (NPL) Nett Ratio tidak boleh lebih dari 5%

Â

TRAINING METHOD

Pre test

Presentation

Discussion

Case Study

Post test

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call