TRAINING MAINTENANCE AND SPARE PART MANAGEMENT

TRAINING PERAWATAN DAN MANAJEMEN SUKU CADANG

training

TRAINING MODERN MAINTENANCE MANAGEMENT

 

 

DESCRIPTION

Maintenance   merupakan   fungsi  operasional  yang  mempunyai  tujuan
optimasi  umur  teknis  maupun  umur  ekonomis perangkat yang dimiliki
perusahaan. Dengan optimasi perangkat yang dimiliki, maka akan membawa
akibat  yang sangat positif untuk terciptanya optimasi kualitas, biaya
dan waktu produksi. Umumnya lebih dari 65% biaya maintenance merupakan
biaya  spare parts. Optimasi biaya spare part akan sangat mempengaruhi
biaya maintenance secara keseluruhan dan biaya produksi perusahaan.

OUTLINE MATERI Training Maintenance and Spare Part Management

1. Konsep Dasar Maintenance Management
* Objektif dan fungsi maintenance
* Klasifikasi sistem maintenance
* Disain sistem maintenance
* Persoalan yang umumnya dihadapi dalam pemeliharaan
* Biaya yang timbul karena performansi peralatan yang kurang baik

2. Modern Maintenance Management
* Konsep dasar maintenance management
* System effectiveness
* Planned maintenance program
* Langkah-langkah implementasi konsep planned maintenance program
* Contoh master file peralatan

3. Organisasi Sistem Maintenance Management
* Dasar-dasar organisasi dan manajemen
* Organisasi perusahaan
* Perancangan organisasi maintenance

4. Computerized Maintenance Management System
* Tujuan komputerisasi sistem maintenance management
* Manfaat  yang akan diperoleh dari komputerisasi sistem maintenance
management
* Pengembangan sistem komputerisasi
* Strategi implementasi

5. Teknik Evaluasi Performansi Sistem Maintenance Management
* Perlunya evaluasi sistem maintenance
* Parameter performansi sistem maintenance
* Analisis rasio performansi sistem maintenance
* Company check list, machinery design check list dan six big losses
data collection form
* Peragaan  penggunaan  software  untuk  analisis  rasio performansi
sistem maintenance
* Cara   menyimpulkan   kondisi  sistem  maintenance  management  di
masing-masing perusahaan

6. Konsep Total Productive Maintenance (TPM)
* Objektif TPM
* Perbedaan TPM dengan konsep maintenance management
* Pentingya aspek sumber daya manusia
* Maksimasi  overall equipment effectiveness dengan menggunakan loss
analysis
* Teknik   membangun   rasa   memiliki  bagi  operator  dan  petugas
pemeliharaan

7. Overall Equipment Effectiveness (OEE)
* Equipment management sebagai defect management
* Six Big Losses
* Pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE)
* Ilustrasi pengukuran Overall Equipment Effectiveness
* Penentuan optimum rate (ideal cycle time)
* Aplikasi analisis pareto untuk penentuan prioritas
* Diskusi  tentang  masalah  maintenance yang dihadapi masing-masing
perusahaan

8. Implementasi TPM
* Penyiapan kondisi fasilitas dan pemeliharaannya
* Identifikasi dan eliminasi kesalahan operasional
* Pengukuran efektifitas fasilitas yang ada
* Penyiapan tempat kerja
* Identifikasi dan eliminasi yang signifikan
* Pengadaan dan instalasi fasilitas yang paling menguntungkan
* Diskusi tentang aspek implementasi di masing-masing perusahaan

9. Teknik Mengorganisasikan Implementasi TPM
* Dua belas tahap pengembangan TPM
* Prasyarat terjadinya perubahan mendasar
* Tiga stage pengembangan TPM
* Diskusi tentang kasus di masing-masing perusahaan

10. Aplikasi TPM di Berbagai Jenis Perusahaan
* Karaketeristik berbagai lingkungan industri
* TPM dalam industri manufaktur menengah ke atas
* TPM dalam industri dengan proses manufaktur kontinu
* TPM dalam low-volume batch manufacturing
* TPM dalam industri asembling
* TPM dalam sebuah kantor
* TPM dalam R dan D
* Diskusi

11. Ruang Lingkup Spare Part Management
* Peran sparepart dalam pemeliharaan perusahaan
* Perencanaan kebutuhan spare part
* Pengadaan
* Pergudangan
* Distribusi

12. Manajemen Pergudangan
* Karakteristik pemakaian spare part
* Data yang diperlukan untuk perencanaan kebutuhan
* Statistik pemakaian barang
* Penggunaan teknik kuantitatif untuk prakiraan kebutuhan spare part
* Penggunaan software untuk prakiraan kebutuhan spare part

13. Inventory Control
* Biaya persediaan spare parts
* Teknik optimasi persediaan
* Quantity based system
* Time based system
* Latihan penggunaan model optimasi persediaan

14. Evaluasi Performansi Sistem Spare Parts Management
* Hubungan spare part dengan peralatan/mesin yang ada
* Parameter pengadaan spare part
* Pencarian sumber barang
* Seleksi vendor
* Teknik negosiasi
* Teknik penentuan harga barang
* Kontrak pengadaan barang

15. Manajemen Pergudangan
* Pentingya gudang dalam pengelolaan suku cadang
* Penerimaan barang
* Penyimpanan
* Kodifikasi suku cadang
* Administrasi pergudangan
* Pengiriman barang

16. Evaluasi Performansi Sistem Spare Parts Management
* Perlunya evaluasi sistem spare parts management
* Analisis  rasio  performansi  sistem  perencanaan  kebutuhan spare
parts
* Analisis rasio performansi sistem pengadaan dan pergudangan
* Analisis rasio performansi sistem persediaan (inventory control)
* Peragaan  penggunaansoftware  analisis  rasio  performansi  sistem
spare parts management
* Diskusi  permasalahan  spare  parts  management  di  masing-masing
perusahaan

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call