TRAINING FRAUD AND INVESTIGATIVE AUDITING PREVENTION, DETECTION AND INVESGATION
TRAINING PENCEGAHAN, DETEKSI, DAN INVESTIGASI AUDIT PENIPUAN DAN INVESTIGASI
TRAINING FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG TERJADINYA FRAUD
DESCRIPTIONS
Kecurangan (fraud) memang dapat terjadi kapan saja dan di perusahaan /
organisasi mana saja. Saat ini telah terjadi berbagai praktik fraud
yang berakibat fatal bagi perusahaan / organisasi, misalnya yang
terjadi di beberapa industri perbankan. Selain itu munculnya cyber
crime, computerfraud & fraudulent financial reporting. Mengingat modus
operandi fraud saat ini sudah semakin canggih, oleh karena itu Auditor
harus senantiasa mengikuti perkembangan (update) teknik audit mutakhir
dari waktu ke waktu. Perkembangan teknologi informasi yang pesat,
seperti penerapan e-commerce dsb secara langsung atau tidak langsung
sangat berpengaruh dalam operasional perusahaan/organisasi.
Dalam rangka, mengantisipasi hal tersebut maka Auditor sudah
seharusnya meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi, mencegah serta
melakukan investigasi timbulnya fraud tersebut. Selain itu, manajemen
operasional perlu mencari solusi terbaik untuk mencegah terjadinya
fraud dan melakukan berbagai upaya untuk menghadapi fraud melalui
implementasi Good Corporate Governance (GCG), etika bisnis (business
ethics) serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral (moral values).
PURPOSE
1. Memberikan pemahaman secara komprehensif mengenai berbagai type
kecurangan (fraud) yang sering atau mungkin akan terjadi di
berbagai organisasi/perusahaan.
2. Memahami faktor-faktor/penyebab timbulnya fraud.
3. Meningkatkan kemampuan dan memberikan penyegaran bagi para Auditor
dalam mengaplikasikan langkah-langkah pencegahan kecurangan (fraud
prevention), teknik-teknik mutakhir dalam melakukan pendeteksian
kecurangan (fraud prevention) dan dalam melakukan investigasi
kecurangan (fraud investigation).
4. Memahami pemanfaatan teknologi dalam program pencegahan,
pendeteksian, dan penginvestigasian kecurangan (prevention,
detection & investigation of fraud program).
5. Memahami bagaimana pelaksanaan audit forensik oleh auditor dalam
audit kecurangan (fraud audit).
6. Membantu manajemen operasional untuk mencari solusi terbaik dalam
menghadapi berbagai macam kecurangan (fraud), termasuk menjunjung
tinggi nilai-nilai moral , etika bisnis dan implementasi
prinsip-prinsip GCG.
OUTLINE MATERI Training Fraud and Investigative Auditing : Prevention,
Detection and Invesgation
* FRAUD : THE OVER VIEW
1. Terminologi Fraud.
2. Fraud Triangle.
3. Pihak-Pihak yang Terlibat Fraud.
4. Faktor-Faktor yang Mendorong Terjadinya Fraud.
5. Faktor-Faktor yang Dapat Mempengaruhi Terjadinya Fraud.
6. Usaha Mengurangi Fraud.
7. Symtomps.
8. Warning Sings.
* FRAUD PREVENTION
1. Penyusunan Sistem Control.
2. Faktor-Faktor Kegagalan Mencegah Fraud.
3. Teknik Pencegahan Fraud.
4. Teknik Pengendalian.
5. Peran Serta Pegawai.
6. Hiring Decision
* FRAUD DETECTION
1. Teknik Mendeteksi Fraud.
2. Audit Fraud.
3. Aspek Hukum.
4. Interview.
* PEMANFAATAN TEKNOLOGI
1. Audit dengan Teknologi Informasi.
2. Sistem Pengamanan Jaringan dan Komputer.
3. Internet.
* JENIS DAN MODUS OPERANDI FRAUD
1. Korupsi (Corruption).
2. Penyalahgunaan Asset (Misappropriation of Asset).
3. Kecurangan pelaporan keuangan(Fraudulent Financial
Reporting).
4. Kecurangan Komputer (Computer Fraud).
* FORENSIC AUDITING
1. Aksioma dalam Forensic Auditing.
2. Akuntansi Forensic (Forensic Accounting).
3. Teknik audit forensik.
4. Pembuktian & Kesaksian.
5. Laporan Hasil Audit.
6. Peran Forensic Accountant dalam keberhasilan Forensic
Auditing.
* MEMBANGUN BUDAYA DAN ETIKA BISNIS
1. Ethics Awareness.
2. Managing values.
3. The moral compas.
4. Prinsip-prinsip GCG.
* FORENSIC AUDITING : CASE STUDY
TARGET
1. Internal Auditor yang bekerja di Perusahaan swasta, Perusahaan
Publik (go public), Multi Nasional & perusahaan asing.
2. Satuan Pengawasan Intern (SPI) yang bekerja di BUMN / BUMD.
3. Auditor yang bekerja di Badan Pengawasan Daerah (BAWASDA) Propinsi
/ Kotamadya/Kabupaten, Inspektorat Jenderal (Itjen) Departemen &
Unit Pengawasan Lembaga.
4. Auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP).
5. Staf Divisi Compliance Officer, Divisi Legal Office, Divisi
Accounting & Finance serta Divisi SDM (Human Capital).
6. Komite Audit (Audit Committee), Dewan Komisaris.
7. Manajemen Operasional yang berminat mendalami tentang Fraud Audit.
TRAINING METHOD
Presentation
Discussion
Case Study
Evaluation
JADWAL TRAINING TAHUN 2026
03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026
06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026
05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026
03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026
07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026
05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026
09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026
06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026
04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026
08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026
06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026
04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026
Metode Training
- Tatap Muka/offline
- Online via zoom
Kota Penyelenggaraan jika offline :
- Bandung
- Jogjakarta
- Surabaya
- Jakarta
fasilitas yang didapatkan
- Training Kit Eksklusif
- Tas
- Name Tag
- Modul
- Flash disk
- Ballpoint
- Block Note
- Souvenir
- Harga yang Reliable
- Trainer Kompeten di bidangnya
- Pelayanan Maksimal untuk peserta
- Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :
Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)
In House Training : on Call